Monday, May 27, 2019

TOILET YANG DIRINDUKAN OLEH RAIM LAODE

raimlaode
Terlalu lama jarang menulis sampai lupa harus mulai dari apa sebuah paragraf untuk bisa terangkat dengan manis di mulut kamu pembaca.
Ya langsung kita mulai saja. Semenjak 28 April 94 ntar itu sampai sekarang usia saya sudah 25 tahun. Itu berarti toilet di rumah kami 23 tahun beraroma aneh.
Tepatnya ber aroma busuk. Semua toilet busuk tapi di rumahku nomor satu. tidak heran toilet di rumah kami beraroma busuk sebab bapak saya adalah seorang perokok aktif. Super super aktif.
Istilahnya 1 hari tidak merokok seperti dunia terasa hampa, bahkan tidak ada semangat dalam bekerja jika sehari tidak merokok. Hal terakhir yang saya ingat manusia pada umumnya berbuka puasa dengan yang manis-manis. Beliau berbuka dengan sebatang rokok Surya. membuktikan bahwa manis itu adalah relatif menurut kita sirup Marjan manis, menurut perokok sebatang Surya gudang garam jauh lebih manis.
terus terang kami diantara lima bersaudara tidak ada yang meneruskan dan mewariskan hobi bapak saya menghisap batang asap itu. beliau adalah manusia biasa seorang tukang yang energinya di charger oleh sebatang rokok. Sama seperti tukang pada umumnya. tukang kayu yang tidak merokok harus dipertanyakan ketukanganya. Rokok dan tukang adalah dua hal yang jalan beriringan.
Perihal karena perokok itu. Siapapun yang pipis setelah beliau di kamar mandi pasti merasakan aroma yang luar biasa. Aroma yang sulit terhapuskan oleh hidung umat manusia Sampai berbekas di kepala kita. Terkadang hadir di mimpi kita.
Saking perokoknya tukang kayu itu. Saya sebagai perokok pasif sangat tahu jenis rokok apa terakhir yang dihisap dari aroma yang keluar di kamar mandi itu. Kita sepanjang hidup tumbuh dan mahir mengidentifikasi jenis rokok.
Apakah ini menjengkelkan? Iya betul sadar tidak sadar cukup menjengkelkan. Terhitung semenjak rumah ini dibangun sekitar tahun 2000 sampai 2017 toilet kami masih bau. Selama itulah saya terganggu.
Kuliah di tahun 2012 di tanah rantau Kendari membuat saya ketemu dengan toilet baru anak kos. Kebetulan karena kosan saya kamar mandi dalam syukurlah toilet saya bersih. intinya saking bersihnya saya pun  merasa tidak pantas masuk di situ, seperti saya yang harus masuk ke dalam lubang jamban itu tersiram bersama tumpukan kotoran yang serupa dengan kepribadianku.
Dengan keadaan merantau ini membuat se sekali pulang kampung karena alasan libur panjang Ramadhan dan lain sebagainya. membuat saya ketemu kembali dengan tolet rumahku kurang lebih dua kali setahun. Dan sama, aroma itu masih bisa tertebak rokok Surya dua batang eceran beli di kios Mama Refki.
2016 pindah tanah rantau Jakarta.
2017 tukang kayu perokok itu meninggal dunia.
Masuk ke poin yang paling penting.
Untuk kamu yang tidak tahu sekarang saya berada di kampung halaman setelah kurang lebih 2 apa 3 tahun merantau di Jakarta karena kesibukan artis memanggil dan harus menghidupi adek-adek yang sementara berkuliah. Karna ramadhan dan suasana rumah yg tak terpadamkan. Pulkam sejenak
Hari pertama datang di rumah ini. karna perjalanan yang panjang langsung saya menuju ke toilet, untuk pipis sebagaimana mestinya seorang laki-laki harus mengeluarkan air yang bisa merusak tubuh itu.
Dan wow..
Toilet rumah kami bersih dan wangi.
Dan di saat itulah pertama kali saya menangis dalam toilet seperti perempuan kecil. Terkadang apa yang kita tidak suka  terjadi pada hidup kita. Terkadang aroma busuk yang kita benci. Menjadi hal yang paling kita rindukan. Menjadi hal yg paling saya cari untuk sekarang ini. Karena hal-hal kecil yang kita benci begitu berasal dari orang yang paling kita sayangi. Aroma busuk yg kemarin saya benci TDK hanya menggambarkan batang rokok tetapi perjuangan seorang ayah, lelah seorang bapak yg berjuang utk keluarga. Dan karena aroma itu sudah tidak ada, sekarang saya hanya bisa titip salam lewat doa.
Mau bilang ke saja. Selagi kedua org yg km sayang masih ada. Manfaatkan waktu bersamanya. Membanggakannya TDK hanya dengan lulus wisuda, membanggakan mereka tidak hanya mendapat gelar PNS. Melalui hal-hal kecil seperti menjawab telepon dari mereka adalah hal yang membanggakan dan sering kita anak muda suka lewatkan.

Copyrights @ 2019, Blogger Template Designed By Raimlaode

Distributed By Gooyaabi Templates