Sunday, July 23, 2017

Putri bunga dan Gadis Perpus. Cerpen Oleh Raim Laode #1

raimlaode

Nama saya rian, saya seorang bloger 22 tahun harapan bangsa tinggal didaerah menteng jakarta pusat. Di blog saya Rianlaode.com saya biasa menulis tentang banyak hal, tentang review hotel, traveling, opini, dan lain-lain sama seperti ribuan blogger di Nusantara ini.

Tapi,
Akhir-akhir ini saya baru saja membuat kolom blog tentang cerita sedih malam jumat. Kolom ini biasa bercerita tentang kisah sedih saya, curhatan saya, cerita miris saya dikecewakan oleh wanita. Entah kenapa beberapa wanita terakhir yang masuk dalam hidup saya sering membuat luka.

Itulah alasan kenapa, buat saya sekarang ini cukup sulit untuk membuka hati kepada cinta yang dini. Sebenarnyasih itu hanya alasan saja, mungkin jika kamu lihat wajah saya akan menjawab masalah ini. hehe

Sungguh sulit menjalani hari-hari dengan kesedihan, terlepas dari fakta bahwa tulisan itu rajin saya posting sebab kisahnya sungguh banyak. terlebih  abdul teman kamar saya sulit untuk diajak curhat dia malah memilih untuk setia kepada layar komputer dan berkomunikasi dengan orang lain melalui game online faforit dia itu.

*******

Suatu pagi dihari kamis, diperpustakaan nasional, dengan tujuan untuk mencari bahan tulisan blog yang dedline sebentar lagi tentang transportasi jakarta. Kaki mulai melangkah masuk

Kebiasaan ini adalah rutinitas kita seorang blogger untuk sering berkunjung keperpustakaan. Masuk, cek-in menjadi daftar tamu seperti hari biasanya berteman dengan sunyi perpustaan dan kumpulan buku yang tersusun rapih.

Beberapa saat setelah tumpukan itu saya baca satu-persatu, dia tiba-tiba muncul dari pintu kayu itu, seorang gadis berponi dan rambut dipita warna merah jambu. Sial, tidak bisa saya pungkiri jalannya seperti gerakan lambat, sehingga rambut dia tertiup angin Ac, syeet, dari jauh rambut dia berkibar seperti bendera merah putih 17 agustus 45.

Oh my good, tidak tahu apa yang saya harus lakukan, hanya terdian dianra tumpukan buku dan menyaksikan indah senyum dia, cek in tamu, duduk dan memilih buku yang akan dia baca.

Wanita ini sungghu seperti malaikat atau wanita cantik yang ada di Filem FTV sctv, pokonya saya kalau lihat dia ingin rasanya tabrakan, supaya bukunya jatuh, kita ambil sama-sama lalu kita terbuai dengan cinta. Tapi tidak bisa saya lakukan, karna yang dia pegang bukan buku, tapi Mac book  air 12 juta. Tidak mungkin saya tabrak, mahal ganti rugi sulit.

Jadi yang saya lakukan hanya itu. Mengagumi dari sisi gelapku. Melihat dia bertutur sapa dengan yang lain, membantu orang disamping dia yang kesusahan mencari buku. Sunggu wanita ftv yang sempurnah.

Ada niat untuk bertegur sapa, tapi apa daya, diri ini malu dan seperti saya bilang tadi agak sulit untuk membuka hati kepada orang baru sementara pintu hati sedang diperbaiki dari luka yang lalu. Asek..

Jadi yang saya lakukan adalah, tidak berbuat apa-apa, hanya saya dapat informasi nama dia Klaudia, seorang mahasiswa trisakti semester 3 jurusan sastra, sedang mencari tugas kampus. Kenapa bisa saya tahu? Dari sulap. Hahah bukan, saya tahu lihat dari daftar tamu perpus hari itu.

******
malam telah tiba.

Tidak seperti malam jumat sebelumnya, sepertinya tulisan diblog ini akan menjadi tulisan yang sedikit gembira. Tidak seperti cerita malam jumat sedih lainnya.

Meski sahabat saya abdul, masih sibuk PDKT dengan teman game online itu, tidak ada waktu untuk curhat kedia, jadi saya memilih untuk bercerita kepada laptop saya. Bercerita tentang cara dia berjalan menuju ruangan, pita merah jambu dia, dan juga mata yang sedik blongo namun cantik nan bersahaja. Ciee

Posting, kuberi judul “Wanita perpus berpita mera jambu”
Post.

****
pagi telah tiba.

Ada sedikitnya 7 email masuk, memeberi komentar atau tanggapan atas postingan semalam, ada yang sedikit mengkritik tentang cara penulisan, ada yang salut, ada yang kepo, macam-macam rupa komentar dipagi ini.

Ada yang menarik dari semua komentar, seseorang bernama akun “Purti Bunga” ikut berkomentar dia bilang “kenapa tidak kenalan kak?”. Tidak tahu harus berbuat apa, sepertinya postigan semalam ikut memberi andil bahwa blog saya semakin naik retingnya.

Karna kepo dengan Putri Bunga itu, saya lihat dan ikut masuk dalam blog dia, lumayan tulisan dia, hanya yang menjadi masalah adalah foto avatar dia bukan merupakan foto dari wajah dia, melainkan hanya setangkai bunga merah jambu. Kujawab komentarnya “iya, makasih sudah komen, sepertinya saya terlalu malu dengan keadaan”.

1 menit kemudian putri bungan menjawab “haha, berani dong kak, jangan malu”

****
Seminggu berlalu
~ kamis pagi, minggu ini.

Dengan penuh semangat, pagi ini kuawali dengan sangat gembira. Dan melakukan rutinitas yang wajib berkunjung ke perpustakaan dihari kamis. Hari ini akan menjadi hari yang spesial, karna sepertinya saya akan memberanikan diri untuk berkenalan dengan orang yang namanya saya suda kenal. hehe

Bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggok gigi, abis mandi kutolong, tolong diriku sendiri, soalnya ibu ada dikampung. Hehe.

Pake baju, tas, laptop dan lain-lain siap berangkat ke perpustakaan.

“woee, mau kemana lo, rapi amat, uda mau ke kondangan” kata Abdul, sembari pegang mouse didepan komputer andalan dia itu.

“biasa mau kepertpus, mau cari bahan, sekaligus mau cari cinta yang baru” jawabku

“ahhh, ngomong apaan loe, ini gua lagi tanyaini dodot lawan main game online gua”

lalu saya hanya terpaku, hmmm.. sulit amat ya hidup dengan dia.

*****
at perpustakaan.

Pagi ini kulangkahkan kaki masuk keperpustakaan, cek in seperti biasa dan sengaja duduk dikumpulan buku sastra.

Tehinik ini sengaja saya lakukan untuk mendapatkan enggel atau sudut pandang pengaguman dengan Wiew yang bagus dihari yang indah ini.

Telah saya sediakan laptop, dan beberapa catatan untuk mengintai apa yang dia lakukan, hingga bisa jadi bahan untuk tulisan malam jumat sedih berganti jadi malam jumat bahagiya.

Tapi sembari waktu berjalan. Dia, wanita berpita merah jambu itu tidak kunjung datang. Perpus mulai sepi, jam tiga sore tidak ada dia yang datang.

Sepertinya malam ini akan menjadi cerita malam jumat sedih lagi.

****
karna tidak ada cara lain untuk ungkapkan rasa dan cerita yang ada, kamu tahu sendiri bicara dengan abdul mendingan curhat sama tembok, tembok walaupun datar pasti jadi pendengar yang baik.

Jadi saya memutuskan untuk kembali ke Laptop dan mulai merangkai kata demi kata dalam tulisan blog untuk mendeskripsikan rasa sedih ini, setidaknya saya belum kenal, sudah merasakan dua hal yang sangat kuat dalam diri saya, ada sayang dan sedih ketika dia tidak diperpus itu.

Post dengan judulu “malam jumat sedih kembali lagi guys”

******
karna certa sedih itu tidak telalu berkesan ke pembaca blog Rianlaode.com pagi ini hanya ada satu emai yang muncul, dam merespon blog malam jumat sedih saya. Dan seperti biasa Putri bunga selalu menanggapi.

“kak, kenapa sedih, kan kakak belum kenalan, belum ada konta batin, segitu mudahnya sih” replay Putri bunga

“iya saya tahu, tapi namanya hati kalau bicara dia punya mulut sendiri yang tidak akan bisa bohong” Replay saya

“kenapa bisa secepat itu” replay Purti bunga

“ya namanya rasa tidak akan pernah bohong, dari cara dia berjalan, menyapa sesama, senyum kepada lingkungan, saya tahu dia adalah perempuan baik, dan saya punya harapan baru” replay saya lagi

“hhmm”

“makasih banyak ya Putri bunga”

“sama-sama kak, tapi kaka masih akan tetap ke perpus kamis nanti kan?”

“ya Iyalah, inikan rutinitas saya, lumayan dapat, wifi gratis”

untuk mengisi kekosongan, saya dan putri bunga saling bertukar nomor whatsap, setidaknya dimasa hati yang kritis ini Putri bunga bisa menggantikan sedikit demi sedikit bagian hati yang sunyi dan retak. ciee

****
kamis, minggu depan lagi.

Saya duduk, tepat seperti biasa ditumpukan buku andalan saya, sejarah dan peradaban, kata demi kata terangkai untuk tulisan baru dengan dedline yang harus selesai.

Suasanya masih sama monoton seperti hari-hari sebelumnya.

Sunyi, dan hanya terdengar beberapa ketikan laptop mahasiswa lain yang punya tujuan yang sama, menambah referensi tentang bahan ditempat ini.

Tidak terduga, wanita itu muncul lagi, sama seperti dua minggu lalu. Dengan gerakan gaya lambat, seolah dunia hanya tertuju padanya, musik mulai terputar didalam kepalaku mengiringi jalannya dia kedalam ruangan.

Senyum yang tak terlupakan, mengiringi perjalanan dia menuju kursi yang sering dia tempati.

Waktu berjalan. Sembari dia membaca hetset juga bersarang ditelinga dia. Selama sejam berlalu saya hanya fokus mengagumi. Belum ada pergerakan dari saya untuk bertanya dan bersapa sekedar basa basi.

Hmmm.. ini adalah momen yang aneh. Dan membimbangkan untuk saya, sebab Putri bunga juga menyarankan untuk cobalah bertanya dan kenalan, saling berbagi nomor whatsap. Jadi ada cara untuk mengagumi dia tidak harus di perpus.

Dengan sangat rasa malu didada ini saya beranikan diri untuk mencoba melangkahkan kaki langkah demi langkah kesamping bangku dia.

Hhhhmmmm.
Nafas kuhembuskan,..
dada semakin bergetar,..
hampir semenit belum ada sapaan saya.
Sampe saya berani,..

“hay, boleh kenalan, kamu Klaudia kan?” sapa saya kepadanya. Langsung menyebut namanya supaya ada unsur serpraisnya, tahu dari mana nama saya. hehe

sementara membaca, dia berhenti, dam melepaskan sebelah hetset dari telinga kiri dia. Tatap saya dengan mata blongonya itu.

“boleh, iya nama saya Klaudia, kamu Rian kan?” balas dia “pasti kamu mau kesini minta nomor wa kan”

hmmm,.. saya semakin bingun, tujuan saya mau buat kaget dia, malah sebaliknya, sudah cantik, pintar baca pikiran lagi.

“iya, kok kamu tahu” jawab saya dengan bingun

“haha, sayakan peramal” kata klaudia

saya terdiam,…

“Rian mau catatan wa saya nggak?” kata dia lagi

“iya boleh”

lalu dia membacakan kontak dia, saya masih terbodoh-bodoh dengan gadis ini. hhmm..

“yasudah, mas Rian silahkan telpon saya, biar saya simpan juga nomornya” ujar klaudia

“iya” lalu saya telpon dan kamu tahu tidak nomor itu sudah ada dihape saya, sudah tersimpa di hape saya, nama kontaknya “Putri bunga”

“kaka Rian, perasaan mata saya tidak seblongo tulisan kamu”


-->
the end

Monday, July 17, 2017

Tiga jenis foto bisa kamu lakukan dipadang Bawang Brebes, Jawa Tengah, yang ketiga kamu tidak akan percaya. haha #CatatanHarianLaode

raimlaode
sejak dulu saya sengat penasaran bagaimana rasanya berada dipadang kebun bawang yang luas seperti yang di FTV sctv. hari ini kesampaian juga. dan tidak mau melewatkan momen ini harusnya saya abadikan momen yang langkah ini.

Ini adalah beberapa foto yang saya sudah seleksi dengan sangant keras, haha mungkin ini bisa jadi reverensi dari kalian untuk melakukan hal yang sama. beberapa foto saya silahkan lihat haha.

1. Ala-ala lagi sedang memotret

seoalah melihat objek yang bagus

pencitraan dalam memotret

ketika burung itu sudah terbang

2. Ala-ala mengangkat kaki sebelah

Gaya adalah gaya yang cukup kekinian dikalangan keluarga saya patut untuk kamu coba mengangkat kaki dan menempelkannya kepada kaki lainnya.

pastikan kamu pake sepatu ya

biar lebih keren berusahalah untuk menjelekan muka

hahaha

3. Malam telah tiba gaya duduk diantara cahaya.

Cahaya adalah hal yang paling utama dalam hidup kita. bahkan kita bisa melihat karena ada cahaya yang masuk kedalam mata kita. jadilah cahaya untuk bisa dilihat. apaan sih im?




itu dia tadi beberapa foto saya yang ceritanya ganteng. mungkin bisa di contoh jika perlu. bagaimana yang ketiga kamu tidak akan percayakan? haha. saya juga suka jengkel dengan berita dengan tekline yang seperti itu. haha lope you

Thursday, July 13, 2017

A Trip With pasukan BPTJ (catatan Harian Laode)

raimlaode
Adalah hari yang menarik dipagi ini, sebab saya tidak sering memulain hari sedini ini. pukul 09:00 ku awali hari, maksud saya kami awali hari ini dengan kopi Caramel Mokaido, sepotong roti dan telur setengah matang dengan beberapa taburan tomat yang menambah nikmat pagi. dimana ini adalah menu biasa untuk orang kota sekigus sarapan yang aneh untuk saya.

Makanan ini memang enak tapi saya merasa aneh dengan situasi, pelayannya baik dia bilang ke saya "mas raim mau sarapan pake roti rasa apa?" mungkin menurut kalian tidak ada yang aneh, tapi ini terasa asing buat saya karna biasanya tetangga kosan tiap pagi bilang ke saya "Raim mau sarapan pake Mie jenis apa lagi?" hmmm. lumayanlah sarapan ala kota sesekali walaupun biasanya juga sarapan ala kadarnya.
sarapan ala kota

Oh iya saya belum beri tahu kalian hari ini saya mau bikin apa. hari ini pagi ini, saya dan beberapa bloger lainnya punya kesempatan untuk ikut trip bersama BPTJ Kemenhub menelusuri Jakarta menuju Bandara Soekarno Hatta. penasaran kan saudara-saudara? biasa saja im... :(

Tepat di DJoernal Caffe Gren Indonesia, kami berkumpul, menuggu anggota blogger lainnya. menurut saya ini kesempatan cukup baik saya punya kenalan baru blogger-blogger senior dan luar kota yang sempat beberapa kali saya ketemu dalam beberapa kegiatan. hehe jadi perkenalan dan tutur sapa sangat melengkapi hangatnya pagi hari di Jakarta.
lagi nunggu Bernavita

Beberapa, teman bloger yang lain berdatagan. btw Bernavita sahabat saya di Raim Bena cari makan (@youtube) dia super terlambat. menjadi peserta yang paling lama dan datang seolah-olah tidak ada dosa. inikan gawat, ternyata ada orang yg lebih para dari saya tentang waktu.

****

09:30 pasukan BPTJ Jakarta sudah berdatangan berpakain dinas putih-putih uda kaya tehel musolah ada juga beberapa rombongan manusia berpakaian seberti batik kebiru-biruan dimana itu sepertinya menandakan baju dinas Blue Bird.

Mereka datang salam-salaman. acara pagi dimulai dari sosialisasi BPTJ oleh pak Bambang selaku ketua BPTJ Kemenhub, dilanjudkan oleh  bapak berbaju dinas Blue Bird yang akan menjelaskan tentang status Jakarta dalam sudut pandang trasportasi.

Im, sebenarnya BPTJ itu apa? kau dari tadi bicara itu saja.

Haha, berdasarkan penjelasan pak Bambang yang saya cukup simak dengan telinga saya ini. BPTJ itu adalah lembaga yang kurang lebih mengurus bidang trasportasi Jabodetabek. BPTJ (badan Pengelolah Transportasi Jabodetabek). dia adalah badan yang mengelolah hal-hal yang berhubungan dengan trasportasi di Jabodetabek ini. jadi kalau kita lihat, angkot, kopaja, KRL, trans jakarta, dan lain-lain itu pasti identik dengan BPTJ.

BPTJ adalah lembaga yang baru berdiri dalam satu tahun belakangan, melalui saluran pernapasan, haha melalui kalau tidak salah melalui intruksi presiden langsung dibawah naungan Kemenhub yang didirikan atas dasar utuk memperbaiki wajah trasportasi jakarta.

Kenapa harus ada BPTJ?
Harus ada, pemerintah menilai bahwa kondisi trasportasi Jakarta sudah sangat memprihatinkan. sehari saja ada 5juta penumpang kendaraan umum di Jakarta berlalu lalang. jadi perlu adanya badan yang mengelolah ini. BPTJ juga berfungsi untuk menyelaraskan banya kekuasaan atau banyak kebijakan transportasi dari daerah Jabodetabek ini seperti Bekasi, Tanggerang, Depok dan Jakarta sendiri supaya tidak ada kebijakan yang tumpang tindih antara pemerintah daerah yang satu dengan yang lain.

Konsep BPTJ ini sebenarnya hampir mirip dengan sistem yang diterapkan dinegara-negara besar lain namun di Indoesia harus sedikit mengalami penambahan atribut lain karna mengingat Budaya kita yang berbeda dengan orang luar negeri. seperti budaya antri dan lain-lain.

Jadi BPTJ ini merupakan sebuah badan yang akan memperbaiki wajah pertransportasian jakarta dibeberapa tahun kedepan. hahaha.. karna sejatinya ada tujuh Poin Visi dari BPTJ yang saya lupa catat. haha tapi kurang lebih tujuannya baik salah satunya mengubah pola masyarakat untuk bangga menggunakan transportasi umum dari pada kendaraan pribadi. dan masih banyak lagi visi-visi lainnya yang akan saya jelaskan di paragraf-paragraf berikutnya.

pak Bambang menjelaskan

Setelah pak Bambang ada mas-mas dari JA Conektion dalam hal ini Blue Bird yang banyak memberikan informasi yang mencengangkan dunia ini. haha biasa saja im.

lanjud!!
Kita banyak mendapatkan informasi baru, tentang trasnportasi Jakarta salah satunya Blue Brit yang kita sering lihat dibandara dan dijakar jakarta itu usianya sudah 45 tahun. mencengangkan bukan? biasa saja im.

Dan yang menarik adalah sekarang ini, Blue bird taxy sudah terintergasi dengan Gocar aplikasi itu. jadi jangan heran kalau pesan Gokar, tiba-tiba dapat Blue birt. itu bukan supir yang nakal bukan. tapi sengaja diintegrasikan oleh pemerintah. mungkin biar tidak saling cemburu ya.

Yang paling aneh, karna semua orang tahu saya Stand up comedian, ya seperti biasa saya disuruh stand up yang ini menyebalkan sekali buat saya. pertama karna tidak ada persiapan, yang kedua. tidak dibayar. haha. karna saya jengkel sekali setiap ketemu orang disuruh stand up, padahal tukan sunat saja kalau ketemu orang tidak disuruh potong burung. dia pikir ini apa begitu.

Tapi ya, karna seperti saya bilang tadi suasana hati saya lagi enak. makanya saya maju saja tampil apa adanya. dan mungkin karna keiklasan dan apa adanya, Alhamdulillah. tidak lucu. haha lucu dong...

Nasib Komedian

****

Sesi naik Bus Ala Selebritis


Sesi ini adalah yang paling saya suka, dari grand indonesia, kita rombongan diarahkan ke menuju bandara soekarno hatta menggunakan Salah satu armada JA Conection Bis Blue Bird. dibagi dari dua kelas, kelas Blue bird yang reguler dan yang premium. beruntungnnya saya dan Bena dikasi kesempatan untuk naik yang premium ini bersama atasan-atasan BPTJ pak Bambang dan kawan-kawan. sisanya dibis yang reguler

kita sebut saja Bis ala selebriti. Bis ini, kalau kita lihat dari fasilitas, kita seperti tidak naik didalam bis, tapi seperti ada dalam pesawat. kita bisa dapatkan Wifi gratis, sandaran badan dan sandaran kaki, meja lipat untuk laptop, dan yang paling utama ada toilet. jadi tidak perlu takut kebelet saat macet.

fasilitas Selebritis

otw bandara kita 

Btw bis premium Big bird ini baru ada dua armada saja dan bisa disewa oleh umum untuk bis Wisata kota. sedangkan yang bis Big birt itu difungsikan untuk mengatar penumpang dari bandara ke Hotel dan perumahan elit, begitu pula sebaliknya. yang menjadi pertanyaan adalah kenapa harus diperumahan elit? ya kan mereka ini banyak mobil pribadi jadi merekapun memberikan sumbangsi yang banyak kepada kemacetan jakarta jadi dengan Big bird ini ya setidaknya bisa menurunkan macet.

Orang disamping saya ini namanya pak Sigit salah satu orang BPTJ saya banyak bertanya dan mendapatkan ilmu dari beliau tentang tranportasi jakarta dan fungsi dari BPTJ.

Beliau bercerita tentang masa depan transportasi jakarta dimana beberapa tahun kedepan  kita punya peluang itu. akan ada Kereta bawah tanah MRT yang bisa kita nikmat dua tahun kedepan.

Intinya cita-cita dari BPTJ ini adalah bagaimana mengalihkan peminat kendaraan pribadi menjadi ke kendaraan atau transportasi. dan jika diperhatikan dari tahun ketahun akan mengalami kemajuan yang pesat.

Sekarang kita pikir-pikir sebenarnya apa yang membuat orang lebih memilih kendaraan pribadi daripada kendaraan umum. karna ada banyak masalah, sarana kurang, armada belum terlalu banyak juga. hanya dengan BPTJ semakin hari semua akan diperbaiki. dan jika itu terjadi ya kita juga akan sangat senang. tidak repot lagi untuk beli kendaraan pribadi dan beralih ke Transportasi umum yang menyenangkan.

Terus apa untungnnya kita niak transportasi masal?
Ya banyak, utamanya bukan hanya kepada kehidupan sosial kita yang akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya sebab kita itu orang yang tinggal dijakarta lebih lama hidup kita dijalan dibandingkan kualitas hidup kita dirumah bersama keluarga. dan yang lebih utama kita bisa membantu untuk menyelamatkan lingkungan jakarta ini yang kotor dari polusi kendaraan. apakah kau tidak sedih dimalam hari kita tidak bisa lihat bintang di langit gara-gara polusi Jakarta. hmm kita tidak bisa rayu cewe jakarta menggunakan gombalan rasi bintang. hmmmm

*****

sampe bandara Soekarno Hatta

Tidak terasa waktu berlalu. kita sudah sampai di bandara Soekarno hatta kebanggaan kita ini. disana semua anggota rombongan turun dan kita sempat singgah dibeberapa konter atau tempat pembelian tiket Bis dari bandara menuju kota penyangga Bekasi, Tanggerang, Depok dan Jakarta.

Pak Bambang kembali memberikan kuliah langsung didepan terminal satu bandara menjelaskan apa fungsi dari JA Conection dan armada mereka. btw BPTJ satupun tidak punya kendaraan atau armada trasportasi. BPTJ itu adalah sistemnya.

Ja Conection armadanya antara lain adalah Damri, Big Bird untuk mengatar ke Mall dan Hotel, PPD dari bandara kehotel,  dan Primajasa. kedepan kata pa bambam, sistem yang akan dibuat untuk pemesanan tiket ini akan semakin mudah bukan hanya dari konter tetapi kita akan memesan tiket bisa jalur aplikasi online.

Kita juga diberi kesempatan untuk jalan-jalan keterminal 3 adalah terminal yang paling megah di Bandara Sota ini. yang menarik adalah diakhir tahun ini pembangunan kereta APMS akan selesai. bagi kalian yang tidak tahu APMS adalah transportasi kereta gantung mirip LRT yang akan melayani kita dari satu terminal keterminal lain. gratis dan pemberangkatan setiap 5 menit. tapi walaupun demikian sejauh ini suda ada bis antar terminal yang bisa kita nikmati secara gratis pula.

Btw kita sudah sampai dipenghujung tulisan. setelah dari terminal bandara kita melanjudkan perjalanan menuju salah satu rumah makan yang ada ditanggerang untuk melaksanakan makan siang yang tertunda dari jam 12 tadi.

Senang rasanya bisa trip dan mendapatkan ilmu diwaktu bersamaan. moga dapat banyak kesempatan yang seperti ini lagi. terimakasih suda jadi bagian dari perjalanan saya. untuk kamu pembacaku. I love you


beberapa foto dokumentasi sayang dibuang.

makan siang yg tertunda


pak bambang tes pegawai, hahah


Raim Bena Cari masalah



yg Ditengah namanya pak Beni bos dari makassar


pasukan BPTJ

Pasukan Blogger Fun Trip


Copyrights @ 2019, Blogger Template Designed By Raimlaode

Distributed By Gooyaabi Templates