Saturday, December 10, 2016

Cerita Tentang mama. kamu harus sayang ibu kamu #opiniLaode

mamanya Raim Laode yang pape jilbab hijau

Whatsap, saudara se-Indonesia.
Sebelum kita masuk ke topik mari saya kasi tahu alasan kenapa saya ingin menulis lagi di-Blog ini. pertama-tama saya harus jelaskan bahwa kadang kami para bloger yang menulis diblog kami kadang mendapatkan royalti atau pendapatan uang dari tulisan. dari mana uang itu? dari iklan atau endorsmen. itulah salahsatu asan seorang bloger rajin menulis sehingga ada sesuatu yang membuat dia menjadi produktif. itulah salah satu alasan kami para bloger meluangkan waktu menulis walaupun bukan hanya karna itu alasannya.

ini yang harus kamu tahu bahwa tulisan ini murni tanpa iklan dan endorsmen. yang membuat saya untuk tidak salah meluangkan waktu menulis adalah karena bisa jadi tulisan saya memberikan pandangan baru atau pencerahan yang lain terhadap sebuah topik. sooo,.. jika saya saja meluangkan waktu menulis yang serius untuk kamu. kenapa kamu tidak luangkan waktu untuk membaca dengan waktu yang sebentar. asek

oke. ayo ke-pembahasan Raim, jangan sok tahu
.
kali ini Raim akan membahas tentang “mama” saya sebut mama karna kata mama adalah kata yang Universal, kamu kemanapun pergi kedaerah di-Indonesia kau akan banyak menemukan istilah panggilan untuk ibu. tapi untuk mengganti kata ibu menjadi kata “mama” didaerah manapun artinya sama dan bahkan dibelahan dunia manapun diseluruh negara di Dunia “mama” adalah orang yang melahirkan kita.

orang belum tentu kita punya ayah tetapi semua orang suda pasti punya ibu, kenapa karna kita lahir dari rahim mereka, rahim seorang ibu, tidak mungkin muncul dari kaleng kerupuk. tidak mungkin kau muncul dari rahin seorang Laode. itu Raim bukan rahim.

tapikan kak Raim ada teman saya tidak punya ibu kasihan dia, dia seorang anak yatim kenapa kak Raim bilang demikian. ya, saya tidak menyinggung siapa-siapa. dan walaupun saya berkata demikian harusnya anak yatim juga tidak harus tersinggu karna nabi Adam a.s juga anak yatim, dan dia seorang nabi dan dia tidak tersinggung juga. maap bercanda.

sebuah tulisan punya alasan untuk seorang penulis meluangkan waktunya untuk menulisnya. kalau kamu tanya ke saya alasan paling utama dari tulisan ini adalah saya sedih dengan orang-orang jaman sekaran yang mengaku kekinian tapi dia malu dengan ibunya sendiri.

alasannya kenapa? kurang lebih adalah karna ibu mereka tua dan keriput, ibu mereka bau, ibu mereka jelek, ibu mereka ibu-ibu.

merut saya, tidak ada alasan untuk kita malu terhadap ibu kita karna saya rasa itu adalah kodrat dari seorang ibu-ibu. kenapa karna pada dasarnya ibu kita memang tua dan harus lebih tua dari pada kita, masa umur kamu 23 tahun mama kamu umurnya 12 tahun. bagaimana bisa.

pada dasarnya ibu-ibu badannya bau dan lebih jelek dari pada kamu, dan kamu harus bersyukur atas itu, berarti ibu kamu sayang sama kamu dan itulah alasan kenapa tidak ada waktu dari mereka untuk dia berdandan dan membeli make-up karna sibuk urus kamu dan membelikan kamu pakaian dan parfum sampe mereka lupa dengan diri mereka sendiri.

justru malah kamu harus pertanyakan kalau ibu kamu lebih cantik dari pada kamu sementara kamunya laki-laki. haha,.. maksud saya justru kamu harus pertanyakan kenapa ibu kamu lebih bergaya dari pada kamunya. walaupun tidak salah ibu-ibu yang suka berdandan asal kamunya juga diurus.

jadi tidak ada alasan untuk malu punya ibu yang lebih jelek dari pada kita sendiri. kalau kamu malu ibu kamu seperti itu “bagaimana bisa kamu bangga dengan diri kamu sendiri sedangkan kamu malu dengan wanita yang melahirkanmu didunia”

pada dasarnya ibu kita itu jelek. tapi itu hanya secara fisik, kenapa kamunya  cantik atau ganteng sedangkan ibu kamu sekarang jelek, karna itu adalah hukum alam bahwa fisik itu ternyata adalah hanya kulit yang akan mengeriput dimasa tua. jadi tidak ada yang harus dibanggakan dari kamu atau kita yang sekarang ini anak muda.

yang tidak keriput dimasa tua adalah apa? ya sifat dan perilaku kita ini. dan sifat itulah yang akan membibing kita dan merawat kita anak-anaknya menjadi orang yang lebih baik. jadi tidak ada alasan untuk malu terhadat ibu kita.

harusnya mereka yang malu. kenapa anaknya kuranggajar. tiap hari merengek minta dibelikan sesuatu dengan yang kita mau kepada mereka. tapi jika hal itu terjadi kita merengek minta sesuatu, dia tidak merengek balik, dia mengencangkan semangat dia untuk memenuhi apa yang kita rengekkan.

mana siapa yang harus malu?
karna kamu sudah tahu bahwa ibu kita jelek karna dia sibuk untuk mempercantik kita anak-anaknya. ya kamu harunya bersyukur dan mendoakan ibu dan ayah kita dalam setiap sholat kita. dan balas dendam ke dia. maksudnya kalau kamu sudah mampu ibu kamu sudah menua dan kamu sudah punya penghasilah tidak ada salahnya membuat ibu kita menjadi cantik lagi.

bisa kamu belikan jilbab baru, parfum, biar kita pulang rumah cium aroma enak jangan aroma balsem terus, minyak kayu putih, koyok. tapi bukan hanya dengan itu. membuat ibu bangga dan tersenyum adalah cara terbaik untuk membuat ibu kita terlihat cantik. kenapa? karna perempuan kalau senyum itu tambah cantik, semua perempuan meskipun neneknya Tapasya dalam serial Uttaran ANTV.

saya bilang seperti ini bukan berarti saya juga mahluk tuhan paling suci atau kamu suci aku penuh dosa bukan juga. saya juga kadang lalai terhadap orang tua, apalagi ibu tapi yaa mumpung ini pesan baik mari kita saling mengingatkan.

menurut saya penting, karna hal ini banyak kita temukan disekeliling kita.

saya juga punya ibu, dan kebetulan ibu saya adalah ibu-ibu dan sebagaimana seorang ibu dia menjengkelkan, ya namanya juga ibu-ibu. setiap pagi saya selalu dibangunkan disaat saya  belum ingin bangun. menyebalkan bukan? tapi kalau kita tela’ah semua alasan menyebalkan itu adalah untuk kebaikan kita juga. saya dibangunkan pagi-paki pasti kalau bukan karna sholat subuh, sahur, atau kesekolah. semua untuk kebaikan kita tidak mungkin pagi-pagi ibumu bangunkan kamu “oee,.. bangun suda pagi, waktunya mencuri mangga, ayooo sana nanti kamu terlambat pergi ke kebun” tidak mungkin.

dan percaya atau tidak hal-hal menyebalkan itu adalah hal yang paling saya rindukan karna saya sekarang di Jakarta, ibu saya jauh di wakatobi, saya rindu sekali telinga saya gelitiki setiap pagi untuk saya bangun dan beraktifitas. tapi meskipun demikian saya jauh dia masih tetap peduli dengan saya, hampir tiap pagi saya dapat telpon dari beliau supaya saya bangun.

jadi selama hal-hal menyebalkan itu masih kamu rasakan maka disitulah kamu bersyukur berarti kamu masih disayang ibu kamu dan ibu kamu masih hidup bersama kamu. bahagiyakanlah mereka.

sepertinya kali ini cukup sampe sekian. dan terpaksa saya harus hentikan menulis, karna tidak akan pernah habis jutaan kata untuk mewakili pembahasan tentang “mama” karna mama itu seperti sinetron “tukang bubur naik haji” cerita yang takan pernah habis.


jika saya bisa meluangkan waktu 30-50 menit untuk menulis beberapa paragraf diatas kenapa kamu tidak luangkan waktu 3-5 menit untuk menulis komen, dan membagikan tulisan ini.

13 comments:

  1. Keren bang, cmn koreksi dikit aja mslh penulisannya, bnyk yg typo ��.
    Lanjutkan bang ✊������

    ReplyDelete
    Replies
    1. siap, terimkasih banyak ya,. atas koreksinya

      Delete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  3. Aaaaa jadi rindu mama :(
    Kakak Bagus kok lucu lagi ... Tapi banyak yg typo kak tulisan nya
    Tapi gk papa kok kak masih bisa di mengerti
    Sering2 aja kak nulis gini..
    Sukses buat karir nya kak :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimah kasih suda mau baca tulisan saya ini

      Delete
  4. Replies
    1. terimakasih sudah membaca ya, makasih banyak tanpa kamu tulisan ini tidak ada gunanya

      Delete

Masih Hangat Utk Dibaca

MENIKMATI MACET JAKATA #OpiniLaode

Jakarta. Semua orang tahu bahwa Jakarta adalah Ibukota negara republik Indonesia yang kita cintai ini. sebagai ibu kota tentulah Jakarta pas...