SOK POLITISI. sikap terhadap calon #catatanHarianLaOde


Analisa tentang suatu negara sok pintar dari seorang bermulut besar, Wakatobi itu ibarat sebuah miniatur dari negara Indonesia. Karna pada dasarnya suatu pemerintahan yang otonom adalah miniatur atau skala kecil dari pemerintahan yang lebih besar.

Wakatobi itu ibarat sebuah kapal kecil dengan layar yang superlebar ditengah lautan dengan ombaknya maha dasyat super kencang. Wakatobi ialah kapal itu, serta ombak adalah tuntutan zaman dan persaingan didunia saati ini. Yang dibutuhkan kapal ini adalah seorang kapten tangguh cerdas dan mengerti tentang arah angin serta semua yang berkaitan dengan itu.

Tapi bukan hanya sekedar kapten yang akan menjalankan kapal dengan layar yang lebar ini, masi dibutuhkan Abk kapal. alhi mesin serta kesungguhan para nahkoda kapal yang lain dibutuhkan untuk bisa membuat kapal ini bisa bergerak dan berlayar kearah yang semestinya.

Kapten pemabuk dan lengah terhadap kepantingan pribadinya akan membawa si-layar lebar ini kearah yang tidak jelas dan akan menabrak batu karang dilautan lepas. Kapten yang sibuk dengan urusan penumpang akan membawa si-layar lebar ini kearah yang kita cita-citakan yaitu kearah Madina (madani/sejahtera)

Dekat-dekat ini isu pemilihan tentang pemimpin sudah mulai raimai dibicarakan seperti dengan tahun-tahun sebelumnya, jalan-jalan kita akan dihiasi oleh baleho dengan gambar manis tersenyum ibarat aktor ditambah dengan tulisan yang sangat merdu.

Politik uang ibarat rahasia umum. kita seolah menutup mata kuping dan mulut kita seakan berdosa menerima uang-uang itu. Janji akan selalu terlontar tentang kebahagiyaan masyarakat sepertinya masih hampir mirip dengan yang tahun lalu.

Tapi tidak mengapa untuk aku. aku akan lalui dan mengulaingi masa-masa yang hampir mirip terjadi setiap periode seolah aku lapa dan baru saja mengenal dunia.

Sekarang tinggal terserah daku siapa yang akan daku pilih kapten seperti apakah? karna ketika orang-orang itu datang dan mengetok pintu rumah kecilku dan menyodorkan selembar uang yang akan habis diesok hari karna beras, maka aku akan katakan maaf tuan, bukan aku takut tidak butuh uang tuan, tapi harga diriku tidak ternilai dengan selembaran itu.

@raimLaode

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chord guitar Lagu Suasana Rumah Raim Laode

Setelah CEMBURU, Raim Laode Cerita Lagu Kedua SUASANA RUMAH Rilis 21 Maret 2019

Lirik LAGU SUASANA RUMAH BY RAIM LAODE