Friday, February 13, 2015

Valentin La Ode yang suram (catatan harian La Ode #8)

raimlaode


Hari ini semua umat didunia hampir tampa terkecualu mereyakan suatu hari yang orang-orang sebut hari Valentin atau Valentins day. 

Ada banyak konterofersi tentang hari ini tepatnya 14 februari, karena beberapa golongan merasa hari ini tidak patut untuk dirayakan sebagai hari kasih sayang, karena alasan yang tidak jelas.

Tapi La Ode tidak akan berbicara tentang ini haram atau seperti apa. La Ode akan berbagi pengalam tentang hari Valentin yang saya alami setiap tahun berturut-turut?

2015 Tahun Terberat
Kenapa tahun ini adalah Valentin yang paling berat? Tepatnya kalimat ini ditijukan kepada para jama’ah jomblo Indonesia. Karena entah kenapa Valentin tahun ini bertepatan dengan malam minggu. Jadi sakit ini akan menjadi berganda ditahun ini untuk kaum jomblo.

Ini masih lebi mending coba bayangkan Valentin, malam minggu ples JOMBLO ples yatim piatu dan tidak punya teman. Itu satu saja yang mereka minta dimalam minggu “tolong hujan yaa Allah”


Kalau ditanya La Ode bagaimana Valentin tahun ini? maka akan saya jawab, sepertinya saya telah masuk dikalangan jomblo yang menderita itu.

Apakah karena tidak ada pasangan?
Kalau ditanyaseperti itu, bukan karena tidak ada teman, hanya yang menjadi masalah system percintaan didunia ini kadang sulit untuk dipahami oleh kita manusia. Ada orang yang kita suka dia malah udahpunya pacar. Ada orang yang suka sama kita, malah kitanya tidak suka. Ada yang sama suka, malah beda dunia… aneh2..

Inilah yang terjadi pada Valentin tahun ini. Ada seseorang yang saya suka namun sayang seribu sayang dia ada yang punya kalau tidak salah namanya marta lengpaknya mungkin Martabak.

Jadi gadis ini sangat special untuk La Ode saat ini. Tadi malam tepatnya terjadi pertemuan antara kami berdua disebuah hotel yang terkenal di Kota Kendari sebut saja inisialnya Swiss-bell hotel..

Samapai hari ini gadis itu masih dimiliki oleh seseorang diluar sana. Entah apa yang terjadi pada keadaan ini. Tapi terusterang tidak apa dengan hal ini karena inilah derita yang terjadi pada pangaguman kita kepada seseorang.

Kenapa harus dia, kenapa harus gadis ini?
Han inilah yang menjadi pertanyaan dalam diriku setiap hari kenapa harus dia? Jelas-jelas dia ada yang punya. Tapi inilah yang namanya cinta karena kadang-kadang kita tidak punya alasan untuk berpaling kepada yang lain. Padahal belum tentu gadis ini sebaliknya.

Tidak ada yang sengaja menabrak anak orang. begitulah cinta, kadang tidak ada yang senganja untuk mencintai. Tapi inilah yang menjadi alasan bahwa sesuatu terjadi karena suatu alasan…

Saya percaya dengan hikma dalam penantian. Sekarang yang saya lakukan hanyalah berdoa kapan penantian berakhir. Dan semoga ketika penantian ini berakhir dia juga seperti yang saya rasakan.

Ini kalimat untuk dia ketika penantian ini akan berakhir.
“Aku mungkin tidak akam bisa membuat kamu kenyang untuk sekarang, aku mungkin tidak akan bisa kamu sombongkan dihadapan teman-teman kamu, tapi ada satu yang tidak bisa diberikan pacarmu sekarang ini dan akan aku berikan yaitu buat kamu tertawa setiap hari”

sooo …. Sekarang saya sudah capek lanjud menulis. Inti dari semua ini adalah apapun itu kalau kamu cinta, perjuangkan selama itu masi mungkin. Kita bisa belajar dari La Ode tentang penantian dia. Samapai saat ini. 

Tapi dia tetap memperjuangkan. Walaupun belum tentu itu akan terjadi. Tapi seperti yang dikatakan La Ode tadi bahwa seseuatu terjadi karena suatu alasan. Mungkin akan ada hikma dibalik penantian ini.
Ini terlihat gila. Tapi aku percaya cinta harus gila untuk bisa terwujudkan.
Dalam sejarah pernah ada dua orang bersadara punya ide untuk membuat sebuah benda yang bisa terbang. Ketika dia punya ide, semua masyarakat bilang mereka gila. Tapi ketika hal itu terjadi. Masyarakat malah berterimakasih.

James Wat, punya ide untuk membuat bola lampu. Pada awalnya masyarakat bilang dia gila Tapi ketika itu terjadi, maka masyarakat malah berterimakasih.

Begitu pula yang La Ode lakukan sekarang. Semua orang bilang dia gila ketika punya ide untuk mencintai orang yang sudah punya kekasih. Tapi ketika ini terjadi, mungkin anak-anakku akan berterima kasih karena punya ibu secantik dia.

Haha.. orang-orang yang kenal dengan La Ode, akan dengan mudahnya menebak siapa orang ini. dan La Ode yakin bahwa wanita yang dimaksud dalam tulisan tidak penting ini tahu bahwa tulisan ini untuk dia

End.
Jadi selamat merayakan Falentin untuk siapapun yang merayakan agama apapun, makhluk apapun. walau Tidak harus kepada pacarkamu ini dikatakan, bisa sama orang lain yang lebih berhak. Seperti ibumu, ayahmu dan lain sebagainya.

wasalam
Kendari 14 Februari 2015
@RaimLaOde

raimlaode / Penulis & Editor

Lelaki kecil dengan mimpi yang besar

0 komentar:

Post a Comment

Copyrights @ 2019, Blogger Template Designed By Raimlaode

Distributed By Gooyaabi Templates