Monday, February 2, 2015

Sahabat (catatan harian La Ode #5)

raimlaode


Akan ada banyak ungkapan atas kata Persahabat teman-teman, hampir semua judul filem dan semua kalimat dalam puisi sering bercerita tentang indahnya persahabatan. Begitupulah lagu banyak bercerita tentang sahabat. Tepatnya lagu jaman dulu, jaman sekarang kayaknya sudah agak kurang bagus seperti cinta satu malam, oplosan dan lain sebagainya bukan sahabat yang baik.

Tapi hari ini La Ode akan bercerita tentang Persahabatan dengan menngunakan kacamata yang berbeda yang pastinya bukan kacamatanya orang lain, teman kerja ataupun kepala sekolah. La Ode akan berbagi cerita tentang indahnya persahabatan dengan sudut pandang sendiri.

Soo.. fokus, khusyuk dan perhatikan secara saksama.


Hal yang utama dalam persahabatan adalah kepercayaan. Karena pada dasarnya kita ini kadang-kadang diwaktu tertentu lebih memberikan informasi tentang kita kepada orang yang kita percayai dalam hal ini sahabat dibandingkan dengan orang tua kita. 

Ada banyak hal yang kita ceritakan kepada sahabat. mulai dari indahnya masa sekolah, susahnya bikin tugas kimia, bahkan dengan hal-hal yang kita sebut cinta. Entah dengan cara yang berbeda-beda seperti curhat secara langsung, telpon, smsan, bbma dan banyak hal lainnya. tapi la Ode sarankan jangan curhat  menggunakan sarana Facebook karena semua orang bisa lihat. Dan itu tidak penting, tidak usah tulis “lapar” orang lapar itu makan jangan abdet status. Curhat macam apa itu.

Ada hal penting yang kamu harus tahu dalam menjalani persahabatan, kamu harus tau bagaiman karakter sahabat kamu. mari kita bagi kedalam dua bagian ada sahabat baik dan ada sahabat yang kurang baik katakanlah sahabat MALIMPU. Jadi kedua jenis sahabat ini punya perbedaan masing-masing.

Sahabat yang baik itu adalah halayaknya sebuah “Kepompong” dimana dia merubah ulat menjadi kupu-kupu artinya meskipun dia tahu sahabatnya punya kekurangan atau aib yang seharusnya orang tidak pantas untuk ditahu oleh orang lain, dia akan mencoba untuk memilih diam dan tidak membeberkan aib sahabatnya. Itu adalah sahabat bagai kepompong.

Sahabat yang buruk adalah halayaknya “Camera 360”.  Munafikkkk…… sahabat seperti ini ciri-cirinya dia punya muka yang manis dihadapanmu ketika kamu bercerita tentang hal yang bersifat pribadi. Namun ketika dibelakngmu mukanya akan memBUSUK ketika dia membeberkan apa yang kamu curhatkan kepada orang lain yang seharusnya itu tidak harus dikatakan.

Jadi apa inti dari semua ini.?

Intinya adalah sahabat itu baik. Tapi tidak semua yang kamu alami harus  diceritakan kepada sahabatmu. Karena kita tidak perhan tahu isi hati manusia sekalipun itu sahabatmu. Masih ada sahabat yang pantas untuk mendengarkan ceritamu dan dia tidak akan mengeluh dengan apa yang kamu ceritakan. Siapa lagi kalau bukan orangtuamu.

Tidak ada salahnya curhat kepada ibumu, bapakmu, kakekmu tapi pastikan dia tidak pikun. Bercerita kamu ditembak oleh seorang pria tadi pagi tapi tidak kena karena pelurunya habis, tidak ada salahnya. Lagian dengan curhatanmu itu, dijamin tidak akan pernah bocor kepada orang lain. Karena memang mereka jauh lebih tau tentang kita dari pada kita sendiri.

Jadi. Kita akan berpisah sejenak. Nantikan tulisan-tulisan selanjudnya yang berteman dengan la Ode diFacebook, bisa cari “Raim LaOde” mau cari di twitter bisa follow di @RaimLaOde. Oke See you again jangan lupa selalu belajar hal-hal yang baru bersifat positif, tidak harmelalui buku.
Wasalam.

raimlaode / Penulis & Editor

Lelaki kecil dengan mimpi yang besar

1 komentar:

  1. Assalamualaikum... Kak Raim Terimakasih sudah berbagi tulisannya . Aku suka banget sama setiap kata dan kalimat yg kaka tulis. semangat berkarya kak.

    ReplyDelete

Copyrights @ 2019, Blogger Template Designed By Raimlaode

Distributed By Gooyaabi Templates