SEBUAH ASA UNTUK PERPUSTAKAAN FKIP UHO




( bukan pertanyaan, namun perlu jawaban )
OLEH. la ode raimudi
Assalmu alikum w.b.r
            Saya adalah salah satu mahsiswa fkip UHO yang berasal dari pulau kecil yang mereka sebut wangi-wangi yang merupakan pecahan dari empat pulau celi lainya yang ada di kab WAKATOBI. Adapun yang mendasari saya untuk menulis ini adalah pertama karna saya akan menjadi orang besar. Dan yang kedua adalah karna saya peduli. 
            Ada setangkai cerita tentang perpustakaan kita. Sekedar mengingatkan, ada tiga kriteria minimal tentang fungsi perpustakaan (1). Fungsi penelitian (2). Fungsi referensi dan (3) fungsi rerkeatif. Yang terjadi di perpustakaan kita adalah sedikit kurang atau lupa dengan tiga fungsi dasar tersebut. Karena yang terjadi adalah perpustakaan fkip UHO merupakan gudang skripsi dan buku mata pelajaran (bukan mata kuliah).
            Jadi jika  saya dan teman-teman masuk ke perpus dan mencari buku dikolom rak buku sejarah, saya tidak akan mendapatkan buku dengan  judul dasar-dasar ilmu sejarah, pengatar ilmu sejarah, metodologi sejarah, evaluasi pembelajaran sejarah dan lain sebagainya yang berkenaan dengan mata kuliah saya. Namun yang saya akan dapatkan dirak tersebut adalah buku dengan judul sejarah kelas 1,2,3 sma, buku sejarah ips terpadu yang sangat-sangat mendominasi rak buku sejarah tersebut.
 Sehingga yang terjadi, jika kami diberi tugas oleh Dosen. Maka kami larinya bukan ke perpustakaan ntuk mencari referensi tapi kami mencarinya diInternet yang belum tentu referensinya jelas dan siapa saja bisa menulis itu kapanpun dia mau. Semetara jika itu kami lakukan, Dosen mengkomplein kepada mahasiswa,  kenapa referensinya hanya diambil dari internet saja berupa www. Hal ini disebabkan Karena buku-buku yang ada pada perpustakan kita didomonasi oleh ratusan skripsi dan buku-buku mata pelajaran sd, smp dan sma yang kadang tidak relefan dengan perkembangan zaman serta kurikulum. Semetara untuk buku-buku yang bersifat pendidikan ( belajar dan pembelajaran, perkembangan peserta didk, evaluasi, media dan model pembelajaran, filsafat pendidikan) juga sangat-sangat kurang kita dapatkan. Padahal pada dasarnya mahasiswa di fkip sangat memiliki potensi untuk kecerdasan tersebut.
Namun apakah salah fakultas mempermudah kami dalam hal ini. Toh buku-buku sd, smp, dan sma yang mendominasi itu ada karena diadakan. Perpustakaan menjadi sepi dan diramaikan oleh mahsiswa semester akhir yang mencari referensi pada tumpukan ratusan skripsi hasil dari kakak tingkat mereka.
Sampai saat ini saya bingung siapa yang akan saya salahkan. Apakah spp saya yang terlalu tinggi tidak sebanding dengan fasilitas yang saya dapat. Ataukah ini sistem yang salah atau di lupakan, atau orangtua saya yang mencari nafkah siang dan malam hanya untuk hal yang nihil didapatkan anaknya yang harus saya salahkan. Kareana luarbiasa nasib bangsa ini 10-20 tahun kedepan ada pada generasi kami. Maka sambutlah generasi kami dengan hal-hal yang bias menunjang kebaikan bangsa ini dimasa yang akan datang salah satunya adalah perpustakaan.
Namun entah kepada siapa aku mengadu, jika ada jawaban, maka aku akan mengadu “perbanyak buku-buku yang relefan dengan fikip dimana disana ada calon-calon guru yang akan berpredikat pahlawan dimasa depan, buku mata pelajaran memang kadang aku perlukan, namun tdak harus mendominasi. Jangan heran buku-buku banyak yang hilang entah kemana mungkin pelayanannya yang kurang ketat dan tegas”
fb 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Chord guitar Lagu Suasana Rumah Raim Laode

Setelah CEMBURU, Raim Laode Cerita Lagu Kedua SUASANA RUMAH Rilis 21 Maret 2019

Lirik LAGU SUASANA RUMAH BY RAIM LAODE