Thursday, May 9, 2013


KEBERAGAMAN ITU PERLU

by LA ODE RAIMUDIN fkip p.sejarah unhalu

Halo,.. nama saya la ode raimudin biasa di panggil raim kalo di kelas, dipangil fanse kalo di rumah, dan di panggil la ode kalo di lupa. Saya mahasiswa FKIP Prodi P.Sejarah Unhalu semester dua, masih banyak yang saya tidak tau dan masuih banyak yang ingin saya tau, terutama tentang cinta tetapi bukan pengemis cinta,.. he he,.. yang mau kenal saya lebih dekat bisa jalan-jalan di kos saya atau di kelas,. Tp kalo tidak ketemu bisa cari saja di www.facebook.com/raimkarana , tapi saya rasa tidak ada yang mau. Saya punya cerita tentang keberagaman, mudah-mudahan tertarikdan terhibur dan menjadi teman saya di fb,..

Saya nda tau mau mulai dari mana tapi yang jelas daerah kita ini adalah daerah yang memiliki keberagaman yang berfariasi terutama dalam aspek budaya ataupun dalam aspek bahasa. Dan ini terbukti ketika kita lihat data statistiknya di sulawesi terdapat 37 suku bangsa dan merupakan urutan kedua yang terbanyak di indonesia setelah sumatra sebanyak 42 suku bangsa. Belum juga kita lihat bahasanya, di indonesia terdapat sekitar 500 san bahasa dan dialeg yang berbeda-beda, itupun data yang terdaftar saja, karena dalam satu suku kadang memilki bahasa yang lebih dari satu Dan ini adalah suatu aset yang sangat berharga dan patut kita lestarikan karena ini adalah salah satu bentuk kebudayaan hasil buatan manusia.

 APA YANG TERJADI SEKARANG,..??

Itu tadi adalah pertanyaan yang sebenarnya sayapun malu untuk menjawabnya, bahkan masih lebih memalukan dari tidak mandi saat ke kampus. Karna yang terjadi sekarang ini adalah keberagaman adalah aspek yang memicu kriminalitas dari bangsa atau suku yang berbeda. Padahal yang kita ketahui bahwa saya itu ganteng menurut orangtua saya, kita juga ketahui bahwa perbedaan adalah rahmat, tapi yang terjadi sekarang bukanlah rahmat yang saya dapat, tapi racun.
Dan perlu kita ketahui. Tuhan tidak salah bahwa perbedaan adalah rahmat. Tapi yang salah di sini adalah yang melaksanakan perbedaan itu. ya,.. kita-kita ini yang salah. Dan apa yang melatarbelakangi permasalahan ini adalah paham sukuisme yang kita pegang. Paham sukuisme adalah paham kecintaan kita yang berlebihan terhadap suku kita dan mengucilkan suku yang lain. Padah sudah jelas bahwa kita di ciptakan berbeda untuk kita salaing mengenal. Yang terjadi bukan saling mengenal tapi saling menghina. Suku A menganggap sukunyalah yang paling bagus walaupun kadang-kadang dia lupa mandi. Padahal biar suku dari manapun tetap kalau buang air aroma dan warnaya masih tetap sama kalau di laut ngambang juga.

Bahasa juga yang menjadi permasalahan. yang terjadi saat ini adalah kita terlalu suka dengan bahasa dari suku yang menurut kita paling bagus, ambil contoh kendari. Baru dua bulan datang di kendari, pas pulang kampung eeh,.. sudah lupami dengan bahasanya bahkan sama rumaya sudah di lupa. Padahal baru dua bulan, saya takut gimana kalo udah dua tahun pasti udah lupa denganrumanya,.. atau mungkin orang tuanya,.. tapi ya sudalah,..
Saya rasa keberagaman itu perlu untuk di pahami dan di hayati olehsetiap manusia karena selain rahmat kita bisa saling mengenal satu sama lain. Dan memang tujuanya Cuma itu ketika saling mengenal banyak teman,. Abis banyak teman, banyak pacar, abis banyak pacar, banyak mantan. Tapi mudah-mudangan tidak banyak juga istrinya apalagi mantan istrinya. Dan jangan jadikan keberagaman untuk mencari istri yang banyak.

Bagaimana untuk menyikapi ini,.??

Langsung saja, caranya adalah pertama adalah memahami hakekat perbedaan dan keberagaman, yang kedua terbuka dalam berinteraksi terutama dengan suku yang lain, jangan gaul sama sejenis saja kan paling-paling di kira homo lagi,..

Oke kayaknya cuman itu saja yang bisa saya tulis,. Karna sudah capek mengetik sama tidak ada lagi bahan. Mohon maaf kalo ada kata-kata yang menyinggung. Tidak ada manusia yang sepurnah dan itu terbukti masih banyak yang hidunya pesek,. Tapi saya rasa bukan karna hidung tidak mancung cuman karna mancungnya kedalam, atau mungkin pertumbuhan muka yang lebih menonjol kedepan, jadi orang pesek tetap mancung tapi mukanya lebih mancung dari pada hidungnya,. He he,.. rasa-rasanya yang mancung senang sekali tapi saya rasa pasti ada kekurangan di balik kemancungan itu, dan itu terbukti karena orang mancung lebih banyak menghirup oksigen dalam satu kali bernapas, jadi sama hanlnya dengan mempersingkat kehidupan,. Tapi begitulah keberagaman. Oke,. Kayaknya harus di akhiri ini tulisan dan jangan lupa tidak ada manusia yang sempurna karna kesempurnaan hanya milik tuhan dan laggunya andra and the backboan.
Babayy,...

No comments:

Post a Comment

Masih Hangat Utk Dibaca

MENIKMATI MACET JAKATA #OpiniLaode

Jakarta. Semua orang tahu bahwa Jakarta adalah Ibukota negara republik Indonesia yang kita cintai ini. sebagai ibu kota tentulah Jakarta pas...